Saturday, May 12, 2012

PUPUK DAN PEMUPUKAN, MATERI untuk SISWA SMK BEUNGGA



Pupuk adalah 
Bahan/Unsur-unsur dalam bentuk senyawa Kimia Organik maupun anorganik yang berguna untuk tanah & nutrisi tanaman.
atau
bahan untuk diberikan kepada tanaman baik langsung maupun tidak langsung, guna  mendorong  pertumbuhan  tanaman,  meningkatkan produksi atau memperbaiki kualitasnya, sebagai akibat perbaikan nutrisi tanaman


1) 1.2.3.1.2. 
Pemupukan adalah
Pengaplikasian bahan/unsur-unsur kimia organik maupun anorganik yang ditujukan untuk memperbaiki kondisi kimia tanah dan mengganti kehilangan unsur hara dalam tanah serta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman sehingga dapat meningkatkan produktifitas tanaman. 
atau
pemberian pupuk kepada tanaman ataupun kepada tanah dan substrat lainnya

Ilmu Memupuk adalah
Ilmu yang bertujuan menyelidiki zat-zat yang perlu ditambahkan kedalam tanah guna pertumbuhan dan perkembangan tanaman agar dapat berproduksi secara optimal.


5 Tepat Pemupukan

Tepat Jenis 2)  3)  4)  5) 
Jenis pupuk disesuaikan dengan unsur hara yg dibutuhkan tanaman.


Tepat Dosis
Pemberian pupuk harus tepat takarannya, disesuaikan dgn jumlah unsur hara yg dibutuhkan tanaman pada setiap fase pertumbuhan tanaman.


Tepat Waktu
Harus sesuai dgn masa kebutuhan hara pd setiap fase/umur tanaman, dan kondisi iklim/cuaca (misal : 
(a) pemupukan yg baik jika ilakukan di awal musim penghujan atau akhir musim kemarau, 
(b) pengaplikasian PPC sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum jam 11 siang)


Tepat Cara
Cara pengaplikasian pupuk disesuaikan dengan bentuk fisik pupuk, pola tanam, kondisi lahan dan sifat2 fisik , kimia tanah & biologi tanah.


Tepat Sasaran
Pemupukan harus tepat pada sasaran yg ingin dipupuk, misal; 
(1) Jika yg ingin dipupuk adalah tanaman, maka pemberian pupuk harus berada didalam radius daerah perakaran tanaman, dan sebelum dilakukan pemupukan maka areal pertanaman harus bersih dari gulma-gulma pengganggu.
(2) Jika pemupukan ditujukan untuk tanah, maka aplikasinya dilakukan pada saat pengolahan tanah, dan berdasarkan pada hasil analisa kondisi fisik & kimia tanah.


Alasan Melakukan Pemupukan:


Produktivitas tanah semakin lama akan semakin menurun,  sbg akibat dari faktor-faktor :  
1. Usaha budidaya pertanian.
2. Pengikisan top soil
3. Pencemaran lingkungan
4. Bencana alam
5. Pengaruh Iklim


Faktor produksi dlm usaha tani

1 . Faktor genetis tanaman (varietas, daya hasil, dll).
2. Faktor lingkungan (cuaca, sistim pengairan, Perkembangan HPT, dll).
3. Faktor Tanah (Sifat fisik, kimia dan biologi tanah).


Penggolongan Kelas Tanah 
Berdasarkan Sifat Fisik & Kimia tanah


Tanah yg kaya kimia dan fisik baik.
Biasanya pd tanah pegunungan, contohnya; tanah andosol, & chernocen


Tanah yg kimia kaya tetapi sifat fisik jelek. 3.
Tanah ini umumnya berwarna abu-abu sampai merah, hal ini menunjukkan kandungan bahan organik dan liat yg cukup tinggi. Misal pada tanah Gromosol (di Jawa Tengah & Jawa Timur)


Tanah yg kimia miskin tetapi sifat fisik baik. 4.
Pd umumnya, tanah berwarna merah sampai coklat, terbentuk pada daerah2 dgn pencucian tinggi sbg akibat curah hujan yg tinggi. Cth; tanah Lanosol (Jawa Barat).


Tanah yg kimia miskin & fisiknya jelek.
Sebagian besar tanah2 di Indonesia (60%). Cth : tanah PMK (Podsolik Merah Kuning), dan cocok untuk komoditas perkebunan seperti karet, kelapa sawit, & HTI


Dasar Dalam Pelaksaan Pemupukan
1. Kandungan Unsur hara dalam Tanah:-tinggi, sedang dan rendah
2. Kehilangan Unsur Hara melalui:-Panen-Pencucian dan erosi
3. Meningkatkan Produksi
4. Meningkatnya Ilmu Pengetahuan


Klasifikasi PUPUK
pupuk dapat dikelompokkan dari berbagai segi :
1. Berdasarkan asal pembentukan-
Pupuk Alam: terbentuk di alam dan di pakai tanpa atau dengan sedikit proses: pupuk kandang, pupuk hijau, serasah, gambut, tinja, abu,kapur, batuan fosfat, dll.-

PupukBuatan (pupuk pabrik)
Diproduksi dengan teknologi khusus dipabrik, melalui perubahan-Perubahan kimia dari pupuk alam ataupun dari bahan dasar sederhana (seperti dalam pembuatan pupuk N)

2. Berdasarkan sumber

Pupuk Limbah Pertanian( farm manure)
berasal dari usahatani,seperti pupuk kandang pupukhijau, dan usaha pertanian lainnya serta bahan lain dari usahanya.-

Pupuk Dagang (commercial fertilizer)
pupuk yang diperoleh melalui jalur perdagangan.

3. Berdasarkan sifat kerja

Pupuk langsung:
pupuk yang mengandung unsur hara tanaman; pengaruhnya langsung kepada tanaman, sepertipupuk pupuk N, P, K dan lain-lain, juga pupuk cair.-

Pupuk tidak langsung:
pengaruh utamanya terhadap tanah,ttp jg mengandung unsur hara, seperti kapur dan bahan organik

4. Berdasarkan kecepatan kerja

Pupuk yang bekerja cepat (fast acting):
pengaruhnya cepat terlihat; contohnya pupuk N dan K, dan pupuk yang larut dalam air.-

Pupuk yang bekerja lambat (slow acting):
pupuk-pupuk yang efektif hanya setelah terjadi perubahan dalam tanah, relatif banyak



5. Berdasarkan tipe senyawa kimia

Pupuk Organik
Mengandung satu atau lebih senyawa organic tetapi dalam tanah dapat segera diubah menjadi senyawa anorganik melalui proses amonifikasi-

Pupuk Anorganik atau Pupuk Mineral:
Mengandung satu atau lebih senyawa anorganik

6. Berdasarkan kandungan unsure hara

Pupuk Tunggal
Pupuk yang mengandung satu macam unsure hara pupuk (N, P, K)-

Pupuk majemuk
Pupuk yang mengandung beberapa unsur pupuk. Pupuk majemuk dibuat melalui proses dekomposis kimia dipabrik atau juga dicampur biasa. Komposisi dan kadar air pupuk mejemuk dibuat berdasarkan kebutuhan.


7. Berdasarkan jumlah yang dibutuhkan tanaman

Pupuk Hara Makro:
Pupuk yang mengandung hara makro yaitu N, P, K (primer) dan S, Mg, Ca (sekunder);  diberikan dalam jumlah besar dibandingkan pupuk mikro.

Pupuk Hara Mikro:  mengandung unsure mikro dan dibutuhkan dalam jumlah kecil.

8. Berdasarkan bentuknya (keadaan fisik)

Pupuk Padat:  
Seperti pupuk Urea, ZA, TSP, KCl, ZK dll.

Pupuk Cair :
Seperti pupuk organic cair, fosfo-N dll.


Pupuk Alam

Pupuk Kandang
Merupakan kotoran padat dan cair dari hewan ternak yang tercampur dengan sisa-sisa makanan ataupun alas kandang.


Keuntungan Pupuk Kandang:
Meningkatkan kadar humus dalam tanah
Memperbaiki sifat fisik tanah (struktur dan kandungan air tanah, warna tanah)
Meningkatkan aktifitas jasad renik-Menperbaiki sifat kimia tanah (pH, unsur hara)

Pupuk kandang terdiri dari dua komponen asli: cair dan padat dengan perbandingan 3 : 1 dan padat rata-rata mengandung 50% N, dan hampir semua P dan K lebih kurang 3/ 5

Kandungan unsur hara pupuk kandang dipengaruhi oleh:
1.Macam dan jenis hewan
2.Umur dan keadaan individu hewan
3.Makanan yang dimakan hewan/pemeliharaan hewan
4.Bahan hamparan/alas kandang
5.Cara pengelolaan

Ciri dan sifat pupuk kandang
1.Lambat tersedia: karena sebagian zat zat makanan harus mengalami berbagai proses perubahan sehingga haranya tersedia untuk tanaman.
2.Mempunyai efek residu dengan melepaskan hara secaraperlahan-lahan


Pupuk hijau
Tanaman atau bagian-bagian tanaman yang masih muda dan dibenankan kedalam tanah dengan tujuan menambah bahan organic tanah dan unsure hara terutma N. Pupuk hijau bisa berasal dari tanaman kacang-kacangan dan bukan kacang-kacangan Biasanya yang sering digunakan adalah dari jenis kacang-kacangan (leguminosa), karena N nya lebih tinggi dari tanaman lainnya.

Syarat-syarat untuk tanaman pupuk hijau:
1.Cepat tumbuh dan dapat menghasilakan banyak  bahan organic
2.Tidak banyak mengandung kayu
3Mudah busuk
4.Banyak mengandung N
5. Dapat tumbuh pada tanah kurus serta kurang subur dan tanah yang  sering  kekeringan.
6. Tidak sebagai inang hama dan penyakit
7. Tidak bersaing dengan tanaman pokok

Pupuk Hijau leguminosa dibagi atas:

1. Berbentuk pohon:
contoh; Leusena glauca (lamtoro), Sesbania grandi flora (turi putih),  Albizzia falacata Backer(sengon laut), Erythrina spp (dadap)

2.Berbentuk perdu:
contoh; lantana camara L, Clotalaria angyroides HBK, Teprosia candida DC

3.Berbentuk merambat atau mejalar:
contoh; Colopogonium muconoides, Mimosa invisa Mart. Peuraria phaseoloides Benth.



Kompos
Bahan yang berasal dari sisa-sisa bahan organic yang ditumpuk dengan waktu tertentu dan akan mengalami perobahan bentuk sehingga bisa digunakan sebagai pupuk Pembuatan kompos didasari:
1.Sukarnya memperoleh jumlah pupuk kandang dalam jumlah yang  besar
2.Penanaman pupuk hijau tidak selalu berhasil dan penggunaan tanah menjadi tidak efektif 




Guano

Merupakan deposit/sediment yang terdiri dari kotoran binatang terutama burung laut dan kelelawar yang telah mengalami pengaruh alam dalam waktu yang relative lama dan telahmengalami perubahan-perubahan bahan



Pupuk Buatan
Kebaikan:
1.Lebih mudah menentukan kebutuhan pupuk yang diperlukan dengan kebutuhan tanaman.
2.Hara yang diberikan dalam bentuk cepat tersedia.
3.Dapat diberikan saat yang lebih tepat
4.Pemakaian dan pengangkutan lebih murah karena kadar haranya tinggi

Kelemahan:
1.Bila tidak dgn perhitungan dlm pemakaian, dapat merusakl ingkungan
2.Umumnya tdk atau sedikit mengandung unsure hara mikro,dan hanya unsure tertentu saja yang mengandung unsure hara tertinggi



Berdasarkan  kandungan haranya

-Pupuk Tunggal  : mengandung satu jenis hara tanaman
-Pupuk Majemuk: mengandung lebih dari satuunsur hara (N dan K, N dan P atau N,P, dan K)
-Pupuk  Kalsium  dan  Magnesium: biasanya digunakan sebagai unsur kapur, karena disamping penambahan unsur hara tetapi lebih cendrung untuk perbaikan pH tanah (pengapuran)

Sifat-sifat umum pupuk buatan
1.Kadar unsure hara
Jumlah unsure hara akan menentukan kemampuan pupuk untuk menaikkan kadar hara dalam tanah. Kadar hara dalam N, P,dan K dinyatakan dalam persen N, P
2.O5  danK2O.ContohKCl60%artinya tiap100
kg KCl mengandung 60Kg K2O.

2.Higroskopisitas
Mudah tidaknya pupuk menyerap uap air yang ada diudara.Untuk pupuk yang hidroskopis perlu penyimpanan yang baik.

3.Kelarutan
Mudah tidaknya pupuk larut dalam air dan akan mempengaruhi pengambilan unsure yang dikandung dalam pupuk diambil oleh tanaman.


4. Kemasaman
Pupuk dapat bereaksi fisiologis masam, netral, atau alkalis (basa). Pupuk yang bersifat masam dapat menurunkan pH tanahdan berarti menyebabkan tanah menjadi lebih masam. Sifat kemasam pupuk dinyatakan dengan nilai ekivalen kemasaman yang  menunjukan  berapa  jumlah  CaCo3 (kg) yang diperlukanuntuk meniadakan kemasaman yang disebabkan oleh penggunaan pupuk 100 kg suatu jenis pupuk. Contoh: pupuk ZA dengan
ekivalen kemasaman 110 , dan untuk menghilangkannya ini diperlukan penambahan ke dalam tanah 110 kg CaCo3
.Pupuk yang mempunyai reaksi alkalis (basa) mempunyaikemampuan mengurangi kemasaman tanah (ekivalen kebasaan) yang menunjukkan banyaknya CaCo3 (kg) yang dapat menyamaikemampuan 100 kg suatu jenis pupuk dalam mengurangikemasaan tanah

5. Bekerjanya
Waktu yang diperlukan hingga pupuk tersebut dapat diserap tanaman dan memperlihatkan pengaruhnya.

6. Salt index (indeks garam)
Pemupukan meningkatkan konsentrasi garam dalam larutantanah dan diukur berdasarkan kenaikan tekanan osmotik(dengan satuan atmosfir) dalam larutan tanah, yang dinyatakan:kenaikan tekanan osmotik karena penamabahan 100g pupuk Salt  index = X 100 % kenaikan tekanan osmotik karena penambahan 100g NaNO3

Pemilihan pupuk tidak hanya memperhatikan SI dari pupuk tapi juga kandungan unsur haranya.Contoh: pemupukan tanah 50 kg N/ha, jika diberikan pilihan
Urea (SI =75,4) dan NH4)2SO4 (ZA) (SI = 68,96).
Untuk Urea = 100x50kg = 107kg,46,6
Sedangkan ZA = 100x50kg = 236 kg21,2
SI 107 kg Urea = 107x75,4 =80,7100
SI 236 kg ZA = 236x 68,96 =162,7 100
Maka yang dipilih adalah Urea


P u p u k   T u n g g a l

Pupuk N

1. Amonium sulfat(ZA) ---(NH4)2SO4 Kadar N 20,5-21,0 %



2.   Urea ----CO(NH2)2Kadar N 45 - 46 %


3. Amoniun Sulfat Nitrat(ASN) ----2NH4NO3NH4)2SO4  kadar N 26% (19,5 % NH4  dan6,5 % NO3) 







4. Amonium klorida----NH4 Cl  kadar N 25 %





Pupuk P

Dibedakan menjadi tiga golongan berdasarkan kelarutannya:
1.Larut dalam asam keras
2.Larut dalam asam sitrat
3.Larut dalam air

Jenis pupuk P

1. DSP(Double Superphosfat)-----Ca(H2PO4)2 Kadar P2O5  36-38%





2. TSP (Triple Superphosphat) -----Ca(H2PO4)2Kadar P2O5  46-48%





 3. FPM (Fused Magnesium Phosphate) Kadar P2O5 19-21% Kadar MgO 15-18%

4. Agrophos---Kadar P2O5 25 %




Pupuk K

1.Kaliumsulfat(ZK) kadarK2O 48-52%


2.KaliumClorida(Muriateof Potash)kadarK2O 52-55 %



3.KaliumMagnesium Sulfat(Patent Kali) kadarK2O 21-30 % MgO6-19,5 %


FAKTOR  YANG  MEMPENGARUH IPEMUPUKAN

 Sifat dan Ciri Tanah
-Kemasaman Tanah (pH)\
-Tekstur Tanah

Iklim
-Air
-Temperatur

Pola  Pertanian 
-Tanaman semusim
-Tanaman tahunan
-Basah dan Kering

 Pupuk yang digunakan Pelaksanaan  Pemupukan
Penentuan takaran  pupuk berdasarkan jenis pupuk dan kebutuhan tanaman masing-masing tanaman
Waktu dan cara pemupukan waktu pemberian sesuai dengan pertumbuhan tanaman dan jenis pupuk .

Cara pemupukan disesuaikan dengan jenis tanaman dan jenis pupuk
-Untuk tanaman semusim : ditabur, larikan, ditempatkan pada lobang
-Untuk tanaman tahunan: melingkar sekitar tajuk tanaman,
-dapat diberika melalui daun, terutama pupuk dalam bentuk cairan






1 comment:

  1. mudah2an anak anak smkn beungga dapat membaca dan mengingat materi ini dengan baik agar tidak ada lagi siswa yg tidak mengenal pupuk kimia maupun pupuk organik, cair maupun padat.

    ReplyDelete

Share it

Kegiatan ABI

Loading...

Sekilas Info

Loading...

Daily Calendar

SMS Gratis